Tahun 1583 M Sejarah Asuransi Jiwa Mulai Dibentuk
Selasa, 02 Oktober 2018
Awal Mula Sejarah Asuransi Jiwa
Dari berbagai macam
literatur tentang asuransi jiwa yang ada, kebanyakan menyatakan bahwa polis
pertama yang pernah dikeluarkan adalah untuk Williams Gybbons, seorang penduduk
Kota London yang ketakutan akan desas-desus wabah penyakit menular yang terjadi
waktu itu di tahun 1583. Jumlah Uang Pertanggungan (JUP) yang diminta oleh
Williams Gybbons adalah 400 Poundsterling untuk masa pertanggungan satu tahun,
dia berani membayar premi sebesar 82 Poundsterling (8% dari JUP). Pihak
penanggung (asuradur), terdiri dari sekelompok pemilik uang yang biasa
berkumpul di sebuah kedai kopi. Mereka secara proporsional membagi risiko atas
JUP tersebut dan demikian juga penerimaan preminya.
Seperti kita lihat di atas,
dasar pembelian asuransi oleh Williams Gybbons adalah adanya desas- desus
penyakit menular yang terjadi waktu itu. Rangkaian berita dari mulut ke mulut
yang makin lama makin dramatis ini, mengatakan bahwa selama 70 tahun terakhir
telah mewabah penyakit menular yang menyerang kota London dan sekitarnya
sebanyak 5 kali, dan setiap kali menyerang, minimal menelan korban sekitar 20%
dari jumlah penduduk.
Penduduk yang semakin panik
sangat menggangu ketenteraman kota dan kehidupan warga kota. Akhirnya, pada
tahun 1603, pemerintah kota London menerbitkan “Bills of Mortality” untuk
mengurangi rasa panik penduduk, dan membuktikan bahwa kematian sesungguhnya
yang terjadi tidaklah sebesar seperti yang didesas-desuskan selama ini. Dalam
perkembangannya Bills of Mortality merupakan dasar dari Table of Mortality
(tabel mortalitas) yang sekarang kita kenal di industri asuransi jiwa.
1706 M Asuransi The Amicable of
London
Pada tahun 1706 di Inggris
berdiri sebuah perusahaan asuransi jiwa yang disebut The Amicable of London.
Perusahaan ini didirikan atas dasar gotong royong dan belum menggunakan
prinsip- prinsip asuransi yang kita gunakan seperti sekarang ini. Polis
dikeluarkan hanya untuk jangka waktu satu tahun dan dapat diperpanjang. Uang
premi setiap tahun bertambah sesuai dengan kenaikan usia tertanggung dan nilai preminya terlalu mahal.
1762 M Asuransi The Equitable of
London
Pada tahun 1762 barulah
muncul perusahaan asuransi jiwa modern seperti sekarang, yakni The Equitable of
London. Bentuk perusahaan ini adalah asuransi jiwa bersama dan merupakan yang
pertama menggunakan landasan
ilmiah. Perusahaan asuransi
jiwa ini juga
merupakan yang pertama
mengeluarkan polis seumur hidup dengan premi tahunan yang rata selama kontrak.
Premi diperhitungkan berdasarkan umur tertanggung dan pertanggungan.
Perubahan penting dalam pertumbuhan
asuransi jiwa ini terjadi dengan lahirnya DODSON’S PRINCIPLE, yang antara lain
berbunyi:
1. Asuransi berbentuk asuransi bersama atas jiwa
dan kebertahanan hidup;
2. Tidak ada pembatasan dalam keanggotaan;
3. Para anggota berhak atas bagian dari laba
atau ikut memikul beban kerugian secara berimbang;
4. Premi tahunan dikenakan terhadap risiko yang
berhubungan dengan jenis pekerjaan dan wanita di bawah usia 50 tahun; dan
5. Tipe asuransi hendaknya mencakup asuransi
dengan jangka waktu satu tahun, kurun waktu beberapa tahun dan seumur
hidup.
Pandangan James Dodson ini
sangat mempengaruhi perkembangan usaha asuransi jiwa sekarang. Sekitar 100
tahun setelah lahirnya The Equitable of London, di Inggris telah berdiri lebih
kurang 500 perusahaan asuransi jiwa, yang kemudian menyebar dengan pesat ke
berbagai negara termasuk Amerika Serikat.
Pada pertengahan abad 17 di
Perancis pun terjadi perkembangan, yaitu mulai diterapkannya sistem anuitas
yang diberi nama TONTINE. Nama ini diambil dari nama orang yang menemukannya
yaitu Lorenzo Tonti yang berasal dari Italia. Penyelenggarannya adalah Perancis
yang sedang mengalami defisit anggaran negara. Pelaksanaan sistem ini adalah
dengan mewajibkan setiap warga negara menyerahkan uang sebesar 300 Lire kepada
negara. Dari dana yang terkumpul tiap tahun, bunganya dibagikan kepada
orang-orang yang masih hidup.
![]() |
| Asuransi The Amicable of London |
