3 Perbedaan Tingkat Resiko Tabungan Pendidikan Dan Asuransi Pendidikan


Apakah Anda sudah menyiapkan dana tabungan pendidikan atau berasuransi pendidikan bagi andak anda?
Jika belum, sebaiknya perhatikan perbedaan tingkat risiko tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan?

Kedepan dana untuk pendidikan anak tidak bisa dibilang murah. Penting bagi anda, sebaiknya Anda harus mengenal dan paham tentang perbedaan risiko tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan. Yang wajib orang taua ketahui, memang keduanya produk tersebut sama-sama menyediakan dana untuk pendidikan anak anda. Namun, keduanya memiliki risiko berbeda. Lalu, apa perbedaan risiko dari kedua produk dana pendidikan ini?

Tiga Perbedaan Tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan.

1. Sistem Jaminan serta Pihak Penjaminnya Berbeda
Tabungan pendidikan pada lazimnya dikeluarkan oleh pihak bank dalam format produk keuangan. Sama halnya dengan produk finansial lainnya, tabungan pendidikan ini pun akan dipastikan oleh Lembaga Penjamin Pinjaman (LPS) selaku pihak yang berwenang guna memberikan garansi atas produk-produk finansial yang dikeluarkan oleh pihak perbankan di Indonesia. Jaminan yang diserahkan akan mengacu pada peraturan dan juga hal lainnya yang berhubungan dengan aturan tersebut. Artinya, jika sewaktu-waktu bank pailit, maka tabungan pendidikan tetap aman dan dibayarkan sepenuhnya.

Sedangkan untuk asuransi pendidikan: Asuransi pendidikan jelas bukan produk dalam bentuk tabungan (simpanan) dan produk ini dikeluarkan oleh pihak perusahaan asuransi. Pada lazimnya asuransi pendidikan ini berbentuk asuransi unitlink yang dikelola dalam bentuk investasi oleh pihak perusahaan asuransi, sehingga lumayan berisiko dan nilainya dapat saja berakhir tergerus. Berbeda dengan simpanan pendidikan, layanan ini pun tidak dipastikan oleh LPS.

2. Tingkat Keuntungan
Tabungan Pendidikan: Sama halnya dengan produk simpanan lainnya, tabungan pendidikan pada lazimnya telah merealisasikan bunga tetap yang dibayarkan secara rutin oleh pihak bank penyedia produk tersebut untuk nasabah. Suku bunga ini mengacu pada peraturan BI yang dibayarkan secara tentu dan pada lazimnya tidaklah begitu besar.
Sedangkan untuk asuransi pendidikan: Sedangkan produk asuransi pendidikan dikelola dalam format investasi oleh pihak perusahaan asuransi, sampai-sampai produk ini mempunyai potensi bunga yang tidak tetap sebab mengacu pada kinerja investasi. Sama halnya dengan kegiatan investasi lainnya, produk ini pun mempunyai risiko yang tinggi dan pun potensi deviden yang lumayan tinggi pula.

3. Nilai Perlindungan 
Tabungan Pendidikan: Tabungan pendidikan tidak memberikan nilai perlindungan yang tinggi, menilik premi produk ini memang diserahkan secara cuma-cuma oleh pihak bank.

Sedangkan untuk asuransi pendidikan: Hal bertolak belakang justru terjadi pada produk asuransi pendidikan, di mana pada lazimnya nilai pertanggungan yang diserahkan perusahaan asuransi terbilang lumayan tinggi. Nilai pertanggungan yang tinggi ini tentu diprovokasi oleh besaran premi yang dibayarkan. Semakin besar nilai premi yang kita bayarkan dalam produk asuransi, maka bakal semakin besar pun nilai pertanggungan yang dapat Anda dapatkan.

Pahami dan Pilih Dana Pindidikan Sesuai Kebutuhan Dana pendidikan anak menjadi hal urgen yang mesti Anda siapkan semenjak dini dan pada umumnya diciptakan dalam format asuransi pendidikan atau simpanan pendidikan. Pastikan Anda mengetahui dengan baik kedua produk tersebut, tergolong risiko di dalamnya, sampai-sampai Anda dapat memilih di antara produk yang sangat tepat dan cocok dengan keperluan anak Anda.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel