Sri Mulyani: Asuransi Menjadi Salah Satu Topik bahasan Di Annual Meeting IMF-WB


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan internasional IMF-World Bank (WB) di Bali.

Hal tersebut juga telah diadukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) pada rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden.

"Kita membuat laporan tentang persiapan penyelenggaraan IMF-WB pada Oktober di Bali, seperti laporan saat ini logistik pada tahap selesai," kata Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Sri Mulyani mengungkapkan, jumlah tamu yang akan muncul dalam acara internasional sekitar 23.000 orang yang terdiri pejabat negara sampai pengusaha.

Dia bilang, dalam acara internasional tersebut juga pemerintah Indonesia akan membicarakan program asuransi bencana, program ini juga dapat dimanfaatkan oleh negara yang rawan bakal bencana.

"Oleh karena itu salah satu topik mengenai disaster management baik itu dalam bentuk dialog maupun inisiatif pendanaan dan bagaimana koordinasi di level negara maupun support internasional termasuk dalam hal ini pengenalan instrumen asuransi akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas di annual meeting ini," jelas dia.

Program asuransi bencana juga secara tidak langsung bisa meminimalisir penggunaan APBN sebagai modal pembangunan ulang aset-aset pemerintah yang terdampak bencana.

Program asuransi bencana ini, kata Sri Mulyani, berlaku pada 2019 mendatang.

"Kita akan menerbitkan asuransi di 2019, Kemenkeu sudah bicara dengan pelaku industri asuransi, kami akan coba matangkan ini," jelas dia.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, banyak program yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali. Pemerintah Indonesia sendiri mengusulkan ada dua isu besar yang akan dibahas, yakni pengembangan kualitas SDM dan perkembangan digital ekonomi.

Sri Mulyani: Asuransi Menjadi Salah Satu Topik bahasan Di Annual Meeting di IMF-WB


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel