Hingga Akhir 2018 Industri Asuransi Jiwa Bakal Meningkat 14%, Capital Life Dan BNI Life Optimis
Kamis, 11 Oktober 2018
Hingga saat ini Industri
asuransi jiwa masih mencatatkan kinerja positif. Menurut data dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK), sampai Agustus 2018 kemarin, industri asuransi jiwa
mencatatkan pendapatan premi mencapai Rp 126,54 triliun, atau naik sekitar 9,2%
dibandingkan tahun lalu 2017, yakni Rp 114,80 triliun.
Asosiasi Asuransi Jiwa
Indonesia (AAJI) masih memprediksi hingga akhir tahun 2018 pendapatan premi di
industri asuransi jiwa optimis bakal meningkat hingga 14%
Dilansir dari Tribunnews.com
"Akhir tahun 2018 meningkat sekitar 14% menjadi Rp 221,26 triliun
dibandingkan dengan tahun 2017," kata Direktur Eksekutif AAJI Togar
Pasaribu.
Ia juga memprediksi, tahun
ini kontribusi produk unitlink ke pendapatan premi masih cukup besar.
"Kontribusi produk unitlink terhadap pendapatan premi sekitar Rp 114,51
triliun dengan komposisi terhadap total nilai premi sekitar 51,8% dan akan
mengalami kenaikan hingga 13% dibandingkan tahun 2017," tuturnya.
Lanjutnya, untuk terkait
jalur distribusi Togar menjelaskan, jalur bancassurance masih mendominasi
industri asuransi jiwa dengan proyeksi nilai sekitar Rp 112,42 triliun atau
komposisi terhadap total premi mencapai 50,8%.
Capital Life Dan BNI Life Optimis
Sedangkan untuk distribusi
asuransi yang berkontribusi kecil menyumbang pendapatan premi yakni jalur
distribusi telemarketing dengan proyeksi nilai sekitar Rp 3,42 Triliun atau
komposisi terhadap total premi sekitar 1,5%.
Direktur Capital Life Robin
Winata menjelaskan, melalui penjualan produk asuransi individual melalui
captive market sekaligus rencana penambahan dua mitra bisnis akan dilakukan
untuk memaksimalkan kinerja perusahaan.
Sementara BNI Life mencata
jumlah premi per bulan September 2018 sebesar Rp 4,41 triliun, artinya dalam
kurun waktu sembilan bulan, BNI Life telah merealisasikan 67,8% dari target
tahunan yang telah ditetapkan.
"Target premi masih Rp
6,5 triliun dan kami optimistis akan tercapai di tahun 2018 ini. ," ungkap
Arry Herwindo Head of Corporate Secretary & Corporate Communication BNI
Life.
Lanjutnya, untuk jalur
distribusi bancassurance masih mendominasi dibanding jalur distribusi agensi.
Untuk mengejar target akhir tahun, Arry bilang perusahaan sedang berusaha
memaksimalkan penjualan produk Optima Saving. Termasuk menambah mitra
bisnisnya.
Sumber:
http://manado.tribunnews.com/2018/10/11/premi-asuransi-jiwa-masih-bisa-bertumbuh-92.