Hingga Akhir 2018 Industri Asuransi Jiwa Bakal Meningkat 14%, Capital Life Dan BNI Life Optimis


Hingga saat ini Industri asuransi jiwa masih mencatatkan kinerja positif. Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai Agustus 2018 kemarin, industri asuransi jiwa mencatatkan pendapatan premi mencapai Rp 126,54 triliun, atau naik sekitar 9,2% dibandingkan tahun lalu 2017, yakni Rp 114,80 triliun.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) masih memprediksi hingga akhir tahun 2018 pendapatan premi di industri asuransi jiwa optimis bakal meningkat hingga 14%

Dilansir dari Tribunnews.com "Akhir tahun 2018 meningkat sekitar 14% menjadi Rp 221,26 triliun dibandingkan dengan tahun 2017," kata Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu.

Ia juga memprediksi, tahun ini kontribusi produk unitlink ke pendapatan premi masih cukup besar. "Kontribusi produk unitlink terhadap pendapatan premi sekitar Rp 114,51 triliun dengan komposisi terhadap total nilai premi sekitar 51,8% dan akan mengalami kenaikan hingga 13% dibandingkan tahun 2017," tuturnya.

Lanjutnya, untuk terkait jalur distribusi Togar menjelaskan, jalur bancassurance masih mendominasi industri asuransi jiwa dengan proyeksi nilai sekitar Rp 112,42 triliun atau komposisi terhadap total premi mencapai 50,8%.

Capital Life Dan BNI Life Optimis

Sedangkan untuk distribusi asuransi yang berkontribusi kecil menyumbang pendapatan premi yakni jalur distribusi telemarketing dengan proyeksi nilai sekitar Rp 3,42 Triliun atau komposisi terhadap total premi sekitar 1,5%.

Direktur Capital Life Robin Winata menjelaskan, melalui penjualan produk asuransi individual melalui captive market sekaligus rencana penambahan dua mitra bisnis akan dilakukan untuk memaksimalkan kinerja perusahaan.

Sementara BNI Life mencata jumlah premi per bulan September 2018 sebesar Rp 4,41 triliun, artinya dalam kurun waktu sembilan bulan, BNI Life telah merealisasikan 67,8% dari target tahunan yang telah ditetapkan.

"Target premi masih Rp 6,5 triliun dan kami optimistis akan tercapai di tahun 2018 ini. ," ungkap Arry Herwindo Head of Corporate Secretary & Corporate Communication BNI Life.

Lanjutnya, untuk jalur distribusi bancassurance masih mendominasi dibanding jalur distribusi agensi. Untuk mengejar target akhir tahun, Arry bilang perusahaan sedang berusaha memaksimalkan penjualan produk Optima Saving. Termasuk menambah mitra bisnisnya.

Hingga Akhir 2018 Industri Asuransi Jiwa Bakal Meningkat 14%

Sumber:
http://manado.tribunnews.com/2018/10/11/premi-asuransi-jiwa-masih-bisa-bertumbuh-92.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel