Ini 7 Tahapan dan Cara Yang Wajib Diketahui Sebelum Pemula Berinvestasi Reksadana

Reksadana  Pemula - Dalam berinvestasi selalu ada resiko dan seperti anda ketahui bahwa resiko tidak dapat dihilangkan tapi dapat diminimalisasi dan dikelola. Salah satu cara untuk mengurangi resiko adalah dengan diversifikasi, artinya tidak menempatkan dana hanya di satu produk saja tapi membeli beberapa produk investasi. Produk Reksadana adalah sarana untuk berinvestasi dalam beberapa jenis produk investasi / efek.

Reksadana adalah suatu wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang kemudian diinvestasikan kedalam efek untuk dikelola oleh Manajer Investasi. ada beberapa jenis Reksa dana seperti Reksadana Konvensional, Reksadana Saham, Reksadana Pendapatan tetap, Reksadana Pasar Uang (surat hutang jangka pendek, yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun), Reksadana Campuran (saham dan obligasi), Reksadana Terstruktur (Reksadana Terproteksi, Reksadana dengan Penjaminan, dan Reksadana Indeks), dan Reksadana ETF (Exchage Traded Fund).

Reksadana diterbitkan oleh Manajer Investasi dalam bentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) bersama Bank Kustodian. Manajer Investasi melakukan pengelolaan dana dalam bentuk portfolio yang terdiri dari Saham dan Obligasi. Bank Kustodian bertindak sebagai penyimpan dana dan aset portfolio, serta melakukan penyelesaian transaksi dan pencatatan administrasi. Karena isi dari Reksadana sudah terdiversifikasi dalam beberapa saham dan obligasi yang sudah dipilih oleh Manajer Investasi, maka dalam jangka panjang hasil investasinya mempunyai potensi yang lebih tinggi dibanding dengan tabungan, deposito dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Langkah dan Cara Yang Wajib Diketahui Sebelum Anda sebagai Pemula Berinvestasi pada Reksadana

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum berinvestasi di reksadana:

Pertama, Tujuan Keuangan Anda
Menetapkan kegunaan dana yang diinvestasikan pada Reksadana. Apakah dana tersebut untuk keperluan pembelian aset, untuk dana pendidikan anak, untuk dana pensiun atau untuk suatu keperluan lain dimasa yang akan datang.

Kedua, Jangka Waktu yang anda inginkan
Menetapkan jangka waktu kapan dana tersebut akan digunakan. Dengan demikian investor dapat menetapkan jenis Reksadana yang akan dibeli sesuai dengan jangka waktunya. Tidak semua Reksadana sesuai dengan tujuan- tujuan investasi.

Ketiga, Kenali Profil Resiko
Jenis Reksadana yang diambil juga disesuaikan dengan profil resiko investor. Profil resiko dibagi dalam 3 kategori : konservatif, moderate dan agresif. Hal ini akan menentukan alokasi besarnya masing-masing jenis Reksadana yang harus dibeli.

Keempat, Memilih Manajer Investasi
Latar belakang MI dapat dibaca dalam prospektus Reksadana. Pilihlah MI yang sudah mempunyai pengalaman dalam mengelola beberapa Reksadana. Periksa apakah MI tersebut pernah mempunyai masalah di pasar modal. Sudah berapa besar dana yang dikelola

Kelima, Kinerja sejak diterbitkan
Dalam melihat kinerja sebuah Reksadana harus melihat „track record‟ selama beberapa tahun, sebaiknya melihat kinerja sejak diterbitkan atau paling sedikit telah berjalan selama 3 tahun. Karena Reksadana adalah produk untuk jangka menengah dan panjang, fluktuasi harga bisa terjadi selama pengelolaan, oleh karena itu kinerja 1 tahun terakhir (apalagi 1 bulan terakhir) kurang dapat dijadikan acuan. Menghitung kinerja sejak diterbitkan akan lebih terlihat kestabilan kinerja Reksadana yang sudah melampui beberapa periode fluktuasi.

Keenam, Mengetahui Prospektus
Prospektus diterbitkan setiap 6 bulan sekali dan prospektus memuat informasi penting tentang Reksadana:
Sebelum melanjutkan sebaiknya anda mengetahui prospektus seperti:
1. Jenis Reksadana
2. Latar belakang Manajer Investasi dan Bank Kustodian
3. Kebijakan investasi
4. Tata cara pembelian dan penjualan
5. Biaya-biaya seperti, Management Fee, Custodian Fee, Selling Fee, Redemption Fee
6. Resiko-resiko pada Reksadana
7. Laporan hasil audit tahunan dan lain-lain

Ketujuh, Membaca Fund Fact Sheet
Fund Fact Sheet biasanya diterbitkan setiap bulan, seperti:
1. Kinerja Reksadana sejak diterbitkan
2. Alokasi Portfolio Reksadana
3. Top 5 saham dan obligasi dalam Portfolio Reksadana
4. Perbandingan kinerja Reksadana dengan tolak ukurnya
5. Jumlah dana yang dikelola dan lain-lain

Untuk Fund Fact Sheet bisa didapat dari Agen Penjual dan download dari situs terkait.

Pada saat akan membeli Reksadana, beberapa faktor dibawah ini juga dapat dipertimbangkan untuk memudahkan pembelian dan penjualan kembali :

Dapat dibeli di beberapa agen penjual, sehingga nasabah mempunyai pilihan lokasi.
Mempunyai fasilitas „Online‟, sehingga nasabah tidak perlu setiap bulan datang ke agen penjual, karena pembelian bisa dilakukan secara 'Online‟.
Mempunyai website yang lengkap, sehingga informasi dapat diakses dengan mudah tanpa harus datang ketempat penjualan, seperti formulir pembelian / penjualan dan Fund Fact Sheet‟.
Financial Service yang memahami kebutuhan nasabah, sehingga bisa membantu menawarkan jenis Reksadana yang sesuai dengan tujuan keuangan nasabah.



Sumber:
Lisa Soemarto, MA, e-book "Investasi Reksa Dana Final". 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel