Hasil IMF Bali, 1-2 Produk Lokal Indonesia Bakal Mejeng di Situs Alibaba


Hasil IMF Bali - Pemerintah Indonesia bersama beberapa pelaku usaha diberitakan sedang membicarakan kerja sama bersama raksasa teknologi asal China, Alibaba.

Perwakilan pemerintah juga dijadwalkan akan bertemu dengan pendiri Alibaba, Jack Ma, di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018) yakni di sela-sela rangkaian Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (World Bank/ WB) Annual Meetings.

Dilansir dari CNBC Indonesia Sabtu (13/10/2018) "Kita meneruskan diskusi yang lalu, yang dua bulan lalu. Ada rencana kerja sama. Nanti kita omongkan dulu, deh," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di The Laguna, Nusa Dua, Sabtu.

Pemerintah akan ikut mewujudkan kerja sama itu, meskipun nantinya kesepakatan akan terjadi secara business to business.

"Sebetulnya ada peranan pemerintahnya tetapi sebetulnya bisnis yang jalan, bukan pemerintah. Cuma yang menginisiasinya itu pemerintah," jelas Darmin.

Saat ditanya apakah pelaku bisnis yang terlibat adalah perusahaan marketplace, Darmin menjawab "Yaa termasuk marketplace."

Ia menolak menjelaskan lebih detail dengan alasan kesepakatan tersebut belum deal.

Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso diberitakan ada di antara pejabat pemerintahan yang akan bertemu Jack Ma siang hari ini.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara telah mengatakan akan bekerja sama dengan Alibaba agar beberapa produk Indonesia ikut dipromosikan dan dipasarkan di platform Alibaba pada Singles Day.

Menurut dia hari libur tahunan di China atau Single Day dinilai tepat bagi Indonesia untuk ikut menawarkan produk unggulan. Alasannya, pada satu hari tersebut, platform belanja daring di China akan ramai-ramai menawarkan potongan harga. Tahun 2017 lalu, penjualan produk di Alibaba menyentuh angka US$ 25 miliar dalam satu hari saja.

"Produknya jangan banyak. Dua atau tiga saja, tapi harus tersedia. Jangan sampai orang sana pesan tapi produk tidak ada," pungkas Rudiantara.


Hasil IMF Bali, 1-2 Produk Lokal Indonesia Bakal Mejeng di Situs Alibaba

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel