RS Premier Group Bangun Kerjasama 10 Perusahaan Asuransi
Selasa, 08 Januari 2019
Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (Formaksi) yang terdiri atas 10 perusahaan asuransi mengerjakan penandatanganan kerja sama dengan Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia atau RS Premier Group (RS Premier Bintaro dan RS Premier Jatinegara) atas pasien Coordination of Benefit (CoB) BPJS Kesehatan.
Hal ini pastinya untuk memberikan kemudahan untuk pasien dalam menemukan pelayanan kesehatan. Direktur Eksekutif Forum Asuransi Kesehatan Indonesia, Dumasi M M Samosir, menjelaskan saat ini untuk pasien BPJS Kesehatan yang mempunyai Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) mesti mengerjakn terlebih dahulu selisih ongkos atau dikenal ekses yang terjadi, andai memilih perawatan di atas haknya (naik kelas kamar).
Melalui ekspansi kerja sama ini, pasien BPJS Kesehatan yang pun mempunyai AKT mendapat kemudahan sebab selisih ongkos yang timbul bakal langsung ditagih oleh lokasi tinggal sakit ke perusahaan asuransi yang mengeluarkan polis AKT pasien cocok dan benefit limit yang dipunyai oleh pasien dimaksud.
“Kerja sama yang ditandatangani ini adalah addendum dari kerja sama direct billing yang telah berjalan sebelumnya. Dengan adanya adendum PKS ini, maka kerja sama ini diperluas guna pasien CoB BPJS Kesehatan,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (8/1). Penandatanganan adendum kerja sama dengan RS Premier Group ini adalah penandatanganan kerja sama yang kedua dengan lokasi tinggal sakit guna hal yang sama.
Sebelumnya pada September 2018, penandatanganan kerja sama layanan cashless guna pasien CoB BPJS Kesehatan pun telah dilaksanakan dengan RS Hermina Group. “Sebanyak 10 perusahaan asuransi bakal memberikan sokongan sebagai pihak Penjamin Kedua (AKT), sedangkan pihak BPJS Kesehatan sebagai Penjamin Pertama cocok aturan Permenkes No 4 Tahun 2017,” ujar dia.
Formaksi adalah forum yang mewadahi perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang menjual produk asuransi kesehatan. Didirikan pada tahun 2009, sekarang Formaksi beranggotakan 12 perusahaan asuransi yakni PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Astra Aviva Life, PT Avrist Assurance, PT BNI Life Insurance, PT Equity Life Indonesia, PT Lippo General Insurance Tbk, dan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri.
Hal ini pastinya untuk memberikan kemudahan untuk pasien dalam menemukan pelayanan kesehatan. Direktur Eksekutif Forum Asuransi Kesehatan Indonesia, Dumasi M M Samosir, menjelaskan saat ini untuk pasien BPJS Kesehatan yang mempunyai Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) mesti mengerjakn terlebih dahulu selisih ongkos atau dikenal ekses yang terjadi, andai memilih perawatan di atas haknya (naik kelas kamar).
Melalui ekspansi kerja sama ini, pasien BPJS Kesehatan yang pun mempunyai AKT mendapat kemudahan sebab selisih ongkos yang timbul bakal langsung ditagih oleh lokasi tinggal sakit ke perusahaan asuransi yang mengeluarkan polis AKT pasien cocok dan benefit limit yang dipunyai oleh pasien dimaksud.
“Kerja sama yang ditandatangani ini adalah addendum dari kerja sama direct billing yang telah berjalan sebelumnya. Dengan adanya adendum PKS ini, maka kerja sama ini diperluas guna pasien CoB BPJS Kesehatan,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (8/1). Penandatanganan adendum kerja sama dengan RS Premier Group ini adalah penandatanganan kerja sama yang kedua dengan lokasi tinggal sakit guna hal yang sama.
Sebelumnya pada September 2018, penandatanganan kerja sama layanan cashless guna pasien CoB BPJS Kesehatan pun telah dilaksanakan dengan RS Hermina Group. “Sebanyak 10 perusahaan asuransi bakal memberikan sokongan sebagai pihak Penjamin Kedua (AKT), sedangkan pihak BPJS Kesehatan sebagai Penjamin Pertama cocok aturan Permenkes No 4 Tahun 2017,” ujar dia.
Formaksi adalah forum yang mewadahi perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang menjual produk asuransi kesehatan. Didirikan pada tahun 2009, sekarang Formaksi beranggotakan 12 perusahaan asuransi yakni PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Astra Aviva Life, PT Avrist Assurance, PT BNI Life Insurance, PT Equity Life Indonesia, PT Lippo General Insurance Tbk, dan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri.