Tahun Depan Asuransi Tugu Pratama Bakal Garap Pasar Ritel, Ini Kata Dirutnya
Senin, 10 Desember 2018
JAKARTA. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau dikenal dengan nama Tugu Insurance, mencatatkan perkembangan penerimaan premi bruto yang lumayan baik. Perusahaan asuransi umum ini berhasil meraih perkembangan premi di angka dua digit.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna mengatakan, hingga Oktober 2018, perusahaannya meraih premi bruto sebesar US$ 155,84 juta. Jumlah tersebut merasakan peningkatan 18,12% dikomparasikan periode sama tahun lalu yang sebesar US$ 131,93 juta. Dengan pencapaian tersebut, perseroan ini semakin optimistis meraih perkembangan kinerja pada tahun depan. Tugu Insurance bakal memperkuat operasional bisnis di segmen ritel dengan meningkatkan sejumlah kantor cabang, dan point of sales and services (POSS).
Selama 37 tahun beroperasi, Tugu Insurance juga konsentrasi melayani nasabah korporasi, terutama di sektor migas. Namun, kata Indra, semenjak pertengahan 2018, Tugu Insurance mulai menggenjot pasar ritel, sebab pasar ritel merupakan pasar yang potensial. Indra menyaksikan pasar ritel untuk saat ini belum seluruhnya digarap. Maka dari itu, dalam masa-masa dekat Tugu Insurance bakal memperkenalkan sejumlah produk baru untuk masyarakat.
"Kami sedang menyiapkan sekian banyak produk ritel lainnya dengan mengemukakan izin untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator, papar Indra, dalam pengakuan pers, Kamis (6/12) dilansir dari kontan.co.id.
Sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada Mei 2018, Tugu Insurance terus berupaya mengembangkan lini produk dan layanan melalui perluasan ke pasar ritel.
Adapun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilangsungkan di Jakarta, Kamis (6/12) lalu, semua pemegang saham Tugu Insurance sepakat memaparkan susunan anggota Dewan Komisaris. Di antaranya Koeshartanto diusung menjadi Presiden Komisaris perseroan menggantikan Arief Budiman yang sudah mengundurkan diri.
"Jabatan Koeshartanto sebagai Presiden Komisaris Tugu Insurance bakal berlaku efektif semenjak tanggal diputuskan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata Indra.
Berdasarkan keterangan dari Indra Baruna, Koeshartanto menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina semenjak April 2018 lalu, mempunyai komitmen dalam mendorong Tugu Insurance mengerjakan bisnis ritel dan memperkuat segmen korporasi.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna mengatakan, hingga Oktober 2018, perusahaannya meraih premi bruto sebesar US$ 155,84 juta. Jumlah tersebut merasakan peningkatan 18,12% dikomparasikan periode sama tahun lalu yang sebesar US$ 131,93 juta. Dengan pencapaian tersebut, perseroan ini semakin optimistis meraih perkembangan kinerja pada tahun depan. Tugu Insurance bakal memperkuat operasional bisnis di segmen ritel dengan meningkatkan sejumlah kantor cabang, dan point of sales and services (POSS).
Selama 37 tahun beroperasi, Tugu Insurance juga konsentrasi melayani nasabah korporasi, terutama di sektor migas. Namun, kata Indra, semenjak pertengahan 2018, Tugu Insurance mulai menggenjot pasar ritel, sebab pasar ritel merupakan pasar yang potensial. Indra menyaksikan pasar ritel untuk saat ini belum seluruhnya digarap. Maka dari itu, dalam masa-masa dekat Tugu Insurance bakal memperkenalkan sejumlah produk baru untuk masyarakat.
"Kami sedang menyiapkan sekian banyak produk ritel lainnya dengan mengemukakan izin untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator, papar Indra, dalam pengakuan pers, Kamis (6/12) dilansir dari kontan.co.id.
Sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada Mei 2018, Tugu Insurance terus berupaya mengembangkan lini produk dan layanan melalui perluasan ke pasar ritel.
Adapun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilangsungkan di Jakarta, Kamis (6/12) lalu, semua pemegang saham Tugu Insurance sepakat memaparkan susunan anggota Dewan Komisaris. Di antaranya Koeshartanto diusung menjadi Presiden Komisaris perseroan menggantikan Arief Budiman yang sudah mengundurkan diri.
"Jabatan Koeshartanto sebagai Presiden Komisaris Tugu Insurance bakal berlaku efektif semenjak tanggal diputuskan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata Indra.
Berdasarkan keterangan dari Indra Baruna, Koeshartanto menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina semenjak April 2018 lalu, mempunyai komitmen dalam mendorong Tugu Insurance mengerjakan bisnis ritel dan memperkuat segmen korporasi.
