Ini Perbedaan Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan Juga Resikonya, Mau Pilih Mana?
Selasa, 25 September 2018
Pendidikan adalah hal urgen
yang mesti diperhatikan oleh orangtua untuk anaknya sebab pendidikan paling
berpengaruh untuk masa depan anak nantinya. Meski sudah tidak sedikit lulusan
sarjana di negeri ini, namun bisa dikatakan Indonesia adalah salah satu negara
yang pendidikannya dapat dikatakan minim perhatian dengan jumlah anak-anak yang
putus sekolah terbilang masih tidak sedikit jumlahnya. Hal ini disebabkan
tingginya ongkos pendidikan yang diperlukan oleh orangtua supaya anaknya bisa
mengenyam bangku pendidikan sampai perguruan tinggi. Coba saja kita perhatikan,
dari tahun ke tahun ongkos pendidikan tidak jarang kali naik sampai 10-20
persen.
Menyiapkan dana Pendidikan
anak adalah hal yang wajib dilaksanakan para orang tua.
Salah satu metodenya dengan
asuransi pendidikan. Apa saja rekomendasi pilihannya dan bagaimana metodenya
memilih asuransi edukasi terbaik?
Simak penjelasannya di sini!
Salah satu penyelesaian
tepat supaya anak dapat tetap sekolah sampai ke universitas ialah dengan
mempunyai asuransi pendidikan terbaik guna anak. Asuransi pendidikan adalah
salah satu produk asuransi yang diutamakan untuk keperluan pendidikan. Dengan
asuransi pendidikan, perusahaan asuransi akan menyerahkan perlindungan dengan
menanggung ongkos pendidikan anak, terutama semisal orangtua meninggal dunia,
baik sebab sakit atau kecelakaan. Jadi semua orangtua tak perlu fobia lagi
biaya pendidikan anak tidak bisa terpenuhi.
Perbedaan asuransi
pendidikan dengan tabungan pendidikan
Lalu apa bedanya dengan
tabungan pendidikan?
Tak sedikit orang yang salah
mengartikan tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan. Walaupun tujuannya
sama-sama untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, tapi keduanya sangat
berbeda.
Coba kita lihat
perbedaannya! Tabungan pendidikan
Tabungan pendidikan adalah
produk yang dikeluarkan oleh bank sehingga ada jaminan dari LPS (Lembaga
Penjamin Simpanan). Sedangkan untuk tabungan pendidikan, keuntungan yang
didapat sudah pasti dari bunga tabungan pendidikan tersebut.
Sedangkan perlindungan
tabungan pendidikan lebih terbatas karena umumnya hanya mengganti pelunasan
premi saat pemegang polis meninggal dunia. Tapi jika dinilai dari segi resiko,
tabungan pendidikan lebih minim resiko karena dana yang Anda kumpulkan masih
dijamin karena masuk dalam tabungan atau deposito.
Kekurangannya, tabungan
pendidikan tidak menanggung risiko berupa uang pertanggungan jika pencari
nafkah.
Begitulah perbedaan yang
harus Anda ketahui antara asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan.
Jangan sampai Anda salah
pilih dalam merencanakan pendidikan si buah hati. Asuransi pendidikan Asuransi
pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, bukan bank.
Jika bank menjual produk
ini, bank hanya berperan sebagai penyalur atau agen asuransi tersebut. Tak
hanya sebagai dana pendidikan anak, asuransi pendidikan memiliki keuntungan
lebih dari tabungan pendidikan. Sebab di dalam asuransi pendidikan ada beberapa
manfaat yang didapat, yakni manfaat tunai kepada anak senilai tertentu saat
anak di usia 18-23 tahun, uang pertanggungan jika pemegang polis meninggal
dunia atau kecelakaan yang menyebabkan cacat tepat, pembayaran premi oleh
perusahaan asuransi
jika pemegang polis meninggal dunia atau cacat tepat, dan
hasil pengembangan dana melalui instrumen investasi.
Besarnya keuntungan dari
asuransi pendidikan ini tidak bisa ditentukan secara pasti karena hitungan
tergantung dari jenis pilihan investasi yang Anda pilih, mulai dari reksa dana,
obligasi, pasar uang, dan lain sebagainya.